Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
Kabupaten Sidoarjo

Sosalisasi Implementasi IOT Pertanian di Desa Karangtanjung Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo Oleh Mahasiswa Magang Dinas Pemberdayan Masyarakat dan Desa Kabupaten SIdoarjo

  • 24 Desember 2025
  • 144 kali

Sidoarjo, Jawa Timur – Upaya mengenalkan teknologi pertanian modern kepada masyarakat terus dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Implementasi IoT Pertanian di Desa Karangtanjung yang dilaksanakan di Balai Desa Karangtanjung. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) sebagai solusi pertanian yang lebih efisien, praktis, dan mudah diterapkan oleh masyarakat desa. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Karangtanjung, khususnya ibu-ibu PKK, mengenai penggunaan teknologi IoT dalam bidang pertanian serta pengenalan sistem tanam hidroponik. Dengan teknologi tersebut, masyarakat diharapkan mampu melakukan pemantauan dan perawatan tanaman secara lebih optimal, sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian meskipun dengan keterbatasan lahan.  

Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Dwi Setyowati selaku Ketua PKK Desa Karangtanjung, serta perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sidoarjo, Ony Prastiawan, SE. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang berperan aktif dalam mendukung jalannya kegiatan, mulai dari persiapan hingga pendampingan peserta selama kegiatan berlangsung. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Dwi Setyowati menyampaikan kondisi tanaman hidroponik di Desa Karangtanjung yang hingga saat ini belum berjalan secara optimal. Ia menyampaikan bahwa program hidroponik yang pernah ada belum dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Melalui kegiatan sosialisasi ini, ia sekaligus memberikan tantangan kepada tim dan mahasiswa UNESA terkait kemungkinan penerapan teknologi IoT pada tanaman hidroponik. “Hidroponik di desa ini sebelumnya tidak berjalan. Saya ingin tahu apakah IoT bisa dihubungkan dengan tanaman hidroponik dan benar-benar bisa diaplikasikan di desa kami,” ungkapnya. Mahasiswa UNESA yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Ahmad Isna Fatkhur Romadhon, Munshif Alda, Muhammad Farhan, M. Javi Nugraha, Angeliora Cahya Rimawanesa, Andiny Tri Febianti, Dini Luki Mulya Safitri, dan Maulinda Irianti. Para mahasiswa berkontribusi dalam penyampaian materi, pendampingan peserta, serta menjelaskan konsep IoT pertanian dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh masyarakat. Rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan interaktif.

Peserta mendapatkan penjelasan mengenai konsep dasar IoT pertanian, pengenalan alat yang digunakan, serta contoh penerapannya pada sistem hidroponik. Sesi tanya jawab berlangsung aktif dan menjadi ruang diskusi antara masyarakat, mahasiswa, dan pihak terkait mengenai peluang penerapan teknologi pertanian di Desa Karangtanjung. Secara keseluruhan, kegiatan Sosialisasi Implementasi IoT Pertanian di Desa Karangtanjung berjalan dengan lancar dan mendapatkan respons yang positif dari peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menjawab tantangan yang disampaikan oleh Ketua PKK serta mendorong penerapan teknologi IoT pada pertanian hidroponik agar dapat berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Karangtanjung.


Dokumentasi


Nama File didownload opsi
1766553424.Modul IoTku..pdf 1 Kali